Sabtu, 12 Desember 2015

PERSATUAN BANGSA-BANGSA (PBB)

PERSATUAN BANGSA-BANGSA (PBB)
{Ucapan Ghaddafi : Persatuan lima Bangsa ( karena hanya 5 negara yang mempunyai hak veto , AS>Inggeris>Prancis>Cina>Rusia )}

Adalah Barat yang dibimbing Dajjal memerlukan suatu organisasi untuk membawa negara-negara sekuler republik modern di seluruh dunia ke dalam satu payung. Dan ketika mereka dapat menyatukan negara-negara itu dalam satu wadah, semuanya dapat mereka kontrol. Maka pada saat itulah kita berada di dalam “Pemerintahan Dunia”, atau ”Satu Pemerintahan Dunia” (One World Government).
Di Tahun 1944, pemenang Perang Dunia II, USA, kemudian mendirikan Persatuan Bangsa-Bangsa (United Nations/PBB) di San Fransisco.
Semua negara di dunia harus menjadi anggota PBB, jika ada negara yang tidak mau, maka mereka akan menindak dan menghukumnya.

Soekarno membawa Indonesia keluar dari PBB, ketika negara Malaysia terbentuk dan Soekarno sangat marah waktu itu. Menurut sukarno bahwa negara malaysia itu adalah ciptaan Imperialis Inggris. Namun itu tidak berlangsung lama, mereka menghukum sukarno (membunuhnya), dan Indonesia kembali masuk menjadi anggota PBB.
PBB memiliki 2 struktur, Majelis Umum (General Assembly) dan Dewan Keamanan (Security Counsel). 
Semua negara-negara anggota PBB menjadi bagian dari Majelis Umum, dimana semuanya memiliki status politik yang “setara”. (maksudnya, jika ada satu negara yang jumlah penduduknya sedikit , maka memiliki status politik yang setara dengan negara yang mempunyai jumlah penduduk yang banyak).
(istilah kasarnya , jumlah orang kafir yang sedikit akan memiliki status politik setara dengan jumlah muslim yang banyak).
Majelis Umum tidak memiliki kekuatan untuk menegakkan resolusi, Majelis Umum hanyalah sebuah “talk show”! Namun DK PBB lah yang memiliki kekuatan itu.
Melalui DK PBB maka Para Zionist yang menciptakan PBB (atas pesanan Dajjal) , dapat memastikan bahwa mereka memegang kuasa penuh dan mengkontrol PBB.

Ada satu pertanyaan , APAKAH ANDA PERCAYA BAHWA ALLAH SWT ITU ADALAH MAHA KUASA (“AL-AKBAR”)?
 

jika jawaban anda “YA”. namun Piagam PBB menyatakannya “TIDAK”.

Saya tampilkan untuk anda, pasal 24 dari Piagam PBB :
“Dalam rangka untuk melakukan tindakan, anggota PBB kepada DK PBB sebagai pemegang tanggung jawab tertinggi, untuk semua perihal mengenai perang dan perdamaian di atas dunia, DK PBB memegang tanggung jawab tertinggi”.
Jadi DK PBB lah yang memiliki kekuasaan tertinggi dalam melakukan tindakan di atas dunia terhadap seluruh umat manusia, dalam hal “perang” ataupun “perdamaian” (tatanan dunia).

Tidak sampai disitu saja , Mereka (Zionist) ingin semua anggota PBB masuk kedalam peti mati lalu mereka memaku peti itu, mari kita lihat pasal selanjutnya,
pasal 25 dari Piagam PBB :
“Seluruh anggota PBB menyetujui, untuk menerima dan untuk melaksanakan semua keputusan (perintah) DK PBB sesuai dengan Piagam ini”.

Jadi jika DK PBB memberi perintah yang berkontradiksi/berlawanan dengan perintah Allah SWT dan RasulNya, maka anda wajib taat pada perintah itu. 
 
Mereka (Zionis) berhasil menjual institusi PBB kepada seluruh dunia, dan membuat seluruh dunia tunduk dan patuh pada PBB melalui DK PBB yang mengeluarkan resolusi yang mengikat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar